HALSEL, Trustactual.com – Penyelenggaraan Bupati Cup 2025 kembali disorot setelah sejumlah insiden mengganggu jalannya turnamen. GPM Halsel dan BARAH menilai Kadis Pora, Noce Totononu, gagal menjalankan tugas pengawasan dan penyelenggaraan.
Bentrokan suporter antara Desa Babang dan Desa Kupal menjadi pemicu utama kegelisahan publik. Kericuhan itu dianggap sebagai bukti lemahnya kontrol teknis dan koordinasi perangkat pertandingan.
Ketidakadilan keputusan panitia juga memicu reaksi keras warga. Dua desa, Hidayat dan Marabose, melakukan aksi pemalangan jalan sebagai bentuk protes karena merasa tim mereka dirugikan oleh keputusan panitia.
GPM dan BARAH menegaskan bahwa rangkaian masalah ini menunjukkan perlunya evaluasi total penyelenggaraan turnamen. Mereka mendesak Kadis Pora bertanggung jawab agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Redaksi: Iswan – Trustactual.com








Tinggalkan Balasan