TRUSTACTUAL.COM — Komunitas literasi dan kebudayaan bertajuk GELTRAS Saruma (Gerakan Literasi & Tradisi Sastra) resmi dibentuk di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Kehadiran komunitas ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam mendorong tumbuhnya budaya literasi sekaligus menghidupkan tradisi sastra berbasis kearifan lokal.
Dalam struktur kepengurusan yang telah ditetapkan, Masul Muhammad dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Lutfi Yurdi sebagai Sekretaris Umum, serta Rifka Alim sebagai Bendahara. Formasi ini diharapkan mampu menjalankan roda organisasi secara terarah dan berkelanjutan.
Pembentukan GELTRAS Saruma dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan ruang yang terorganisir dan inklusif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengekspresikan gagasan serta mengembangkan karya sastra tanpa rasa malu maupun keraguan.
Ketua Umum GELTRAS Saruma, Masul Muhammad, menegaskan bahwa komunitas ini hadir tidak sekadar sebagai ruang berkumpul, tetapi juga sebagai pusat pembinaan kreativitas dan penguatan identitas budaya.
“Dengan hadirnya komunitas ini, kami ingin membangun wadah yang benar-benar terorganisir dan mampu mewadahi siapa saja yang ingin berproses tanpa rasa malu dan ragu,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pendiri GELTRAS Saruma menyampaikan pandangan yang lebih luas mengenai peran literasi dalam kehidupan masyarakat. Ia menilai bahwa literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi merupakan bagian dari gerakan peradaban yang menentukan arah masa depan generasi.
“GELTRAS Saruma bukan sekadar komunitas, tetapi gerakan kultural. Di sini, literasi harus menjadi napas bersama—menghidupkan pikiran, merawat ingatan kolektif, dan menjaga jati diri melalui tradisi sastra. Jika bahasa adalah rumah, maka sastra adalah ruh yang menghidupkannya,” ungkapnya
Mereka juga menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk tampil dan berkarya tanpa tekanan sosial yang kerap menghambat proses kreatif.
“Kami ingin mematahkan rasa takut itu. Tidak boleh ada lagi anak muda yang ragu menulis, ragu bersuara, atau ragu berkarya. GELTRAS hadir untuk memastikan setiap gagasan punya tempat untuk tumbuh,” tambahnya.
Ia berharap, ke depan komunitas ini tidak hanya menjadi ruang lokal, tetapi juga mampu melahirkan karya-karya yang dikenal lebih luas dan membawa identitas Halmahera Selatan ke panggung yang lebih besar.
Selain sebagai ruang kreatif, GELTRAS Saruma juga dirancang sebagai wadah kolaboratif melalui berbagai kegiatan seperti diskusi literasi, pelatihan menulis, pembacaan puisi, hingga agenda kebudayaan lainnya.
Pengurus berharap seluruh anggota dapat berkontribusi aktif dalam menjaga eksistensi komunitas, sehingga GELTRAS Saruma dapat berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Penulis: Redaksi TrustActual.com
Sumber: Pernyataan Ketua Umum dan Pendiri GELTRAS Saruma








Tinggalkan Balasan