HALSEL, Trustactual.com – Pengurus Ikatan Keluarga Besar (IKB) Masatawa Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara periode 2024–2029 resmi dikukuhkan pada Sabtu, 14 Februari 2026 di Desa Kampung Makeang, Kecamatan Bacan Selatan. Prosesi pengukuhan dipimpin Ketua IKB Masatawa Halsel, Ikbal Hi. Mustafa, dan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Masatawa dari berbagai wilayah.
Agenda tersebut tidak sekadar seremoni organisasi, namun menjadi titik konsolidasi kekuatan sosial Masatawa di Halmahera Selatan. Dalam sambutannya, Ikbal menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat. Menurutnya, semangat kebersamaan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata, bukan hanya simbolik, agar mampu memberi dampak langsung bagi kemajuan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam nuansa kekeluargaan yang kuat. Dalam forum yang sama, Ikbal turut menyampaikan aspirasi masyarakat wilayah Makeang Barat terkait kondisi jalan penghubung antar desa yang dinilai membutuhkan perhatian serius. Aspirasi tersebut disebut sebagai suara para sesepuh Masatawa yang menginginkan pemerataan pembangunan infrastruktur agar tidak terjadi ketimpangan antarwilayah.

Pada kesempatan itu, Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba memaparkan rencana pembangunan infrastruktur yang tengah disiapkan pemerintah daerah, khususnya di Makeang Barat. Fokus pembangunan diarahkan pada perencanaan jalan penghubung antar desa dan pengembangan dermaga sebagai penunjang mobilitas serta konektivitas ekonomi masyarakat.
Orasi kebudayaan dari unsur pemerintah daerah turut menegaskan bahwa pelestarian bahasa, seni, dan nilai sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan. Pemerintah daerah dinilai memegang peran strategis dalam mengakomodasi pertumbuhan budaya di tengah perubahan teknologi dan dinamika sosial yang terus bergerak cepat.
Pengukuhan IKB Masatawa Halsel periode 2024–2029 diharapkan tidak berhenti pada penguatan organisasi semata, tetapi menjadi ruang strategis yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat, memperkuat persatuan lintas etnis, serta menjadi mitra kritis, konstruktif pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah yang merata dan berkelanjutan.
Sumber: TrustActual.com
Redaksi: Raf








Tinggalkan Balasan