TRUSTACTUAL.COM – Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Pemerhati Masyarakat Lingkar Tambang Obi menyerukan Aksi Demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 7 Maret 2026 di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Berdasarkan Selebaran seruan aksi yang beredar di media sosial dan pesan berantai, massa aksi direncanakan berkumpul di Kedai Katu, sebelum bergerak menuju Polres Halmahera Selatan, Kantor Cabang Harita Group, serta Kantor Bupati Halmahera Selatan.

Aksi tersebut disebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan dengan aktivitas pertambangan di Pulau Obi.

Salah satu isu yang diangkat dalam rencana aksi itu adalah persoalan lahan yang diklaim milik seorang warga bernama Alimusu La Damili, warga Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan.

Menurut keterangan yang disampaikan pihak warga, Alimusu menyatakan bahwa lahannya yang berada di wilayah Desa Kawasi hingga kini belum memperoleh penyelesaian yang dianggap adil.

Lahan tersebut sebelumnya disebut berupa kebun cengkeh yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarga.

Persoalan itu kemudian menjadi salah satu isu yang diangkat oleh koalisi masyarakat dalam rencana aksi yang akan digelar di Bacan Halsel.

Dalam selebaran yang beredar, koalisi masyarakat menyampaikan Empat Poin Tuntutan, di antaranya:

1. Mendesak PT Trimegah Bangun Persada (Harita Group) Segera Membayar/Ganti Rugi lahan milik Alimusu La Damili.

2. Desak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segerasegera cabut izin operasi PT. TBP Di Pulau Obi

3. Mendesak Presiden Republik Indonesia berikan sanksi tegas kepada PT.TBP (Harita Group) atas penyerobotan lahan & kerusakan lingkungan

4. Mendesak Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melakukan evaluasi dan meberikan sangksi tegas kepada PT.TBP (Harita Group) karna diduga melakukan penyerobotan Lahan dan Kerusakan Lingkungan

Koalisi masyarakat juga menyoroti kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah lingkar tambang Obi yang dinilai masih menghadapi berbagai persoalan di tengah berkembangnya industri pertambangan di kawasan tersebut, Informasi yang berkembang juga, Kemungkinan besar aksi yang dilakukan berlanjut hingga di kantor CSR Yang berada di desa Kawasi, Kecamatan Obi jika tuntutan Koalisi tersebut tidak di indahkan!

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi TrustActual.com masih berupaya menghubungi pihak Harita Group serta pihak terkait lainnya untuk memperoleh tanggapan resmi mengenai isu yang disampaikan dalam rencana aksi tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi perusahaan, pemerintah daerah, maupun pihak lain yang disebutkan dalam pemberitaan ini guna menjaga keseimbangan informasi.

 

Penulis : Raf TrustActual.com

Sumber: Selebaran seruan aksi Koalisi Pemerhati Masyarakat Lingkar Tambang Obi

 

Uches Shimba
Editor