HALSEL, Trustactual.com – Wali Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, M. Tauhid Soleman, menggelar silaturahmi bersama komunitas Kedai Katu di Kabupaten Halmahera Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di sela kunjungannya ke Bumi Saruma dalam rangka menghadiri agenda pelantikan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Halmahera Selatan.

Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban itu dihadiri sejumlah aktivis, pemuda, serta insan pers. Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi terbuka mengenai peran komunitas, kepemudaan, serta dinamika sosial di Maluku Utara.

Kedatangan M. Tauhid Soleman ke Kedai Katu mendapat sambutan hangat dari para aktivis dan wartawan. Kehadiran orang nomor satu di Kota Ternate itu dinilai sebagai bentuk keterbukaan kepala daerah dalam membangun komunikasi lintas wilayah dan lintas komunitas.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyampaikan bahwa ruang-ruang diskusi komunitas seperti Kedai Katu memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial dan memperkuat partisipasi publik.

“Ruang diskusi seperti ini sangat penting karena menjadi tempat bertemunya gagasan, kritik, dan solusi. Pemerintah membutuhkan masukan dari komunitas dan anak-anak muda agar kebijakan yang diambil tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Tauhid.

Koordinator Kedai Katu, Bung Berto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wali Kota Ternate. Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan komunitas intelektual serta ruang-ruang diskusi publik.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Wali Kota Ternate di Kedai Katu. Ini menunjukkan bahwa ruang diskusi seperti Kedai Katu masih dipandang penting sebagai tempat bertukar gagasan, khususnya terkait isu kepemudaan, sosial, dan kebangsaan,” ujar Bung Berto.

Ia menambahkan, Kedai Katu akan terus membuka diri sebagai ruang dialog yang inklusif bagi siapa saja, termasuk pemerintah, aktivis, dan insan pers, demi mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran konstruktif untuk kemajuan daerah.

Silaturahmi tersebut diakhiri dengan diskusi ringan dan foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dan komitmen membangun komunikasi yang sehat antara komunitas dan pemangku kebijakan di Maluku Utara.

 

Sumber : Tampilnews.com

Redaksi : Raf – Trustactual.com