HALSEL, TrustActual.com — Dugaan ketidaksesuaian antara nilai pembayaran dan realisasi pekerjaan pada Belasan paket proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Tahun 2024 mencuat ke ruang publik. Berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara, ditemukan adanya kekurangan volume fisik pekerjaan meskipun pencairan anggaran telah dilakukan sepenuhnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, disebutkan terdapat kekurangan volume pada sejumlah item pekerjaan meskipun secara administratif dinyatakan rampung. Pemeriksaan fisik dilakukan bersama pejabat teknis, penyedia jasa, serta pihak terkait lainnya untuk mencocokkan dokumen kontrak dengan kondisi riil di lapangan.
Temuan ini memunculkan pertanyaan publik mengenai pengawasan proyek dan proses verifikasi sebelum pencairan anggaran dilakukan secara sepenuhnya.
Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH) meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan terbuka terkait selisih volume yang ditemukan. Organisasi tersebut menilai persoalan ini perlu ditindaklanjuti secara profesional demi menjaga kepercayaan publik.
“Jika pembayaran sudah dilakukan 100 persen, maka hasil pekerjaan juga seharusnya sesuai dengan kontrak. Bila ada kekurangan, harus dijelaskan secara transparan,” ujar Ady Hi Adam, Ketua BARAH kepada TrustActual.com.(21/02)
BARAH menyatakan tengah mengkaji langkah lanjutan apabila dalam proses klarifikasi ditemukan indikasi kerugian keuangan daerah.
Barah yang juga atas nama Masyarakat kini menunggu sikap resmi dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan tersebut, termasuk langkah evaluasi terhadap sistem pengawasan proyek yang ada di Halamaher selatan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PUPR Kabupaten Halmahera Selatan belum memberikan keterangan resmi.
Sebagai informasi kepada publik, berikut sejumlah proyek yang tercatat dalam hasil pemeriksaan:
1. Peningkatan lapen ruas jalan Seketa Dusun Marimoi.
2. Peningkatan ruas jalan Bumi Rahmat.
3. Penimbunan kawasan parkir Masjid Raya Al-Khairaat.
4. Pembangunan jalan segmen Rutan Kebun Baru.
5. Pekerjaan drainase dalam Kota Labuha.
6. Peningkatan jalan hotmix di Babang.
7. Peningkatan jalan hotmix di Bibinoi.
8. Peningkatan ruas jalan Samo Lalubi.
Proyek lainnya masih dalam rincian paket yang sama sebagaimana tercantum dalam dokumen hasil pemeriksaan.
Redaksi : Raf TrustActual.com








Tinggalkan Balasan