TRUSTACTUAL.COM — Kepala Desa Dolik, Iswadi Ishak, menuai apresiasi masyarakat atas langkah transparansinya dalam pengelolaan keuangan desa. Pujian tersebut mengemuka setelah ia membagikan unggahan melalui fitur status WhatsApp terkait penyerahan laporan realisasi anggaran Tahun Anggaran (TA) 2025 kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Dalam unggahannya, Iswadi menuliskan keterangan: “Dari semuanya berakhir dgn penyerahan laporan realisasi anggaran TA 2025 kepada BPD sebagai laporan penggunaan dan pelaksanaan tekhnis kegiatan tahun sebelumnya.” Unggahan itu turut disertai gambar momen penyerahan laporan sebagai bentuk dokumentasi.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip keterbukaan informasi publik dan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa transparansi sangat penting agar masyarakat mengetahui secara jelas apakah penggunaan anggaran telah sesuai dengan hasil Musyawarah Desa (Musdes). Selain itu, laporan yang terbuka juga dapat menjadi bahan evaluasi apabila di kemudian hari ditemukan persoalan berdasarkan hasil audit Inspektorat.
“Dengan adanya laporan yang diserahkan secara resmi ke BPD dan diinformasikan ke publik, masyarakat merasa lebih tenang karena ada kontrol dan pengawasan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Masyarakat berharap langkah yang dilakukan Desa Dolik dapat menjadi contoh bagi 248 desa lainnya di Kabupaten Halmahera Selatan. Apalagi, menurut sejumlah sumber, hampir seluruh kepala desa bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Halsel diketahui telah mengalokasikan anggaran dalam jumlah besar untuk kegiatan penunjang mental dan disiplin seperti retreat.
Dalam konteks tersebut, publik menilai transparansi anggaran menjadi kunci utama agar setiap kebijakan dan kegiatan yang dibiayai dana desa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Langkah yang diambil Kepala Desa Dolik dinilai sebagai praktik baik (best practice) dalam pengelolaan dana desa, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah desa melalui akuntabilitas dan keterbukaan informasi.








Tinggalkan Balasan