TRUSTACTUAL.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Babang mengumumkan terjadinya gangguan produksi dan distribusi air bersih akibat banjir susulan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Minggu (17/5/2026).

Gangguan tersebut menyebabkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dodola/Sungaira berhenti beroperasi karena sumber unit air terhambat dan tertutup sedimentasi berupa material batuan, pasir, kayu, serta lumpur yang terbawa arus banjir.

Selain itu, tingginya curah hujan yang terjadi sejak pagi hingga siang hari mengakibatkan tingkat kekeruhan air meningkat drastis sehingga belum dapat diolah untuk didistribusikan kepada pelanggan.

Pihak PDAM menyebutkan, curah hujan yang cukup tinggi dan merata dipastikan berdampak pada seluruh unit air , baik di wilayah Babang maupun Labuha.

Perbaikan dan upaya normalisasi mulai dilakukan sejak pukul 13.04 WIT oleh personel PDAM Unit IKK Babang dan Labuha. Hingga kini, petugas masih terus berupaya memulihkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Adapun wilayah yang terdampak gangguan distribusi air meliputi Babang dan sejumlah daerah sekitarnya.

 

PDAM Tirta Dharma Babang juga mengimbau masyarakat agar menghemat penggunaan air serta menampung air untuk kebutuhan sehari-hari selama proses perbaikan berlangsung sampai kondisi kembali normal.

 

Redaksi: Iswan Trustactual.com