LABUHA, TrustActual.com – Sejumlah sopir mobil ekspedisi yang mengantre pengisian bahan bakar di SPBU Babang, Kabupaten Halmahera Selatan, mengeluhkan sistem antrean yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Keluhan tersebut disampaikan oleh seorang peserta anonim melalui grup media sosial Info Halsel. Dalam unggahannya, ia mengaku telah menunggu selama dua hari untuk mendapatkan solar, namun hingga kini belum memperoleh giliran pengisian.

Menurut pengakuannya, pada hari ketiga mobil ekspedisi seharusnya mendapat kesempatan mengisi bahan bakar sesuai antrean yang telah berjalan. Namun, ia menilai masih banyak kendaraan yang datang belakangan justru dapat masuk dan mengisi terlebih dahulu.

Keterangan Foto: Postingan akun anonim di grup info halsel

“Kami dari mobil ekspedisi sudah dua hari antre tidak dapat minyak. Hari ini giliran kami, jadi tolong pengelola SPBU langsung ke lokasi. Karena banyak mobil yang baru datang sering masuk, akhirnya kami tidak kebagian minyak,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Keluhan itu juga disertai permintaan agar pihak pengelola SPBU turun langsung mengawasi proses distribusi bahan bakar di lapangan guna memastikan antrean berjalan tertib dan adil bagi seluruh pengguna jasa.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Babang terkait keluhan yang beredar tersebut.

Masyarakat berharap adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap proses pengisian bahan bakar, khususnya untuk kendaraan operasional dan ekspedisi yang bergantung pada ketersediaan BBM dalam menjalankan aktivitas distribusi barang.

Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan unggahan yang beredar di media sosial. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak pengelola SPBU Babang maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.