LABUHA, TrustActual.com – Sebuah unggahan anonim di grup Facebook Info Hal-Sel memicu perbincangan publik terkait dugaan praktik pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite secara berulang di salah satu SPBU di Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan.
Dalam unggahan tersebut, pemilik akun anonim mempertanyakan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi. Ia mengaku masih menemukan adanya individu yang diduga berulang kali membeli Pertalite menggunakan sepeda motor dengan tambahan kantong plastik berisi BBM.
Menurut isi unggahan, seseorang yang disebut sebagai pengecer diduga dapat membawa sekitar 12 liter BBM dalam kantong plastik, ditambah kapasitas tangki kendaraan hingga total sekitar 15 liter dalam satu kali pengisian. Penulis unggahan juga mengklaim bahwa aktivitas serupa dilakukan berulang kali dalam sehari.

“Satu hari itu per calo minyak Pertalite hampir 20 kali lebih antre,” tulis akun anonim tersebut.
Unggahan itu mendapat perhatian warganet dan memunculkan beragam tanggapan.
Sejumlah pengguna media sosial menilai praktik tersebut perlu mendapat perhatian pihak terkait karena menyangkut distribusi BBM subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat luas.
Salah satu komentar menyebut bahwa jika benar terjadi, maka praktik tersebut berpotensi mengurangi akses masyarakat terhadap BBM subsidi.
“Minyak itu semua dorang bermain,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar.
Komentator lain berpendapat bahwa pembelian berulang untuk dijual kembali merupakan bagian dari aktivitas bisnis pengecer BBM yang umum ditemukan di berbagai daerah.
“Itu namanya bisnis,” tulis seorang pengguna Facebook.
Sementara itu, beberapa warga meminta adanya pengawasan lebih ketat dari instansi terkait maupun pengelola SPBU untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU yang dimaksud, instansi pengawas, maupun pihak berwenang terkait kebenaran dugaan yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
TrustActual.com masih berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan dan hak jawab secara berimbang.
Penulis: Raf TrustActual.com
Sumber: Unggahan dan komentar publik di grup Facebook Info Hal-Sel








Tinggalkan Balasan