Jakarta, TrustActual.com – Dalam rangka Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP), Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menghadiri kegiatan Refleksi Akhir Tahun Forum Perempuan Diaspora NTT yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (15/11).
Acara bertema “Diaspora Nusa Tenggara Timur dan Tantangan Perempuan di Tanah Rantau” ini menjadi wadah strategis untuk membahas pengalaman perempuan diaspora, mengurai akar kekerasan, serta memperkuat solidaritas dalam upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan.
Dalam sambutannya, Menteri Natalius Pigai mengungkapkan bahwa Kementerian HAM saat ini tengah menyusun Rancangan Undang-Undang Hak Asasi Manusia. Regulasi tersebut dirancang untuk memperkuat peran lembaga National Human Rights Institutions (NHRI) seperti Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan KPAI, agar lebih efektif dalam memberikan keadilan bagi seluruh warga negara.
Pigai menegaskan bahwa perempuan diaspora kerap menghadapi kerentanan berlapis di tanah rantau sehingga negara wajib hadir melalui kebijakan yang inklusif dan responsif. Ia pun menyampaikan pesan kuat kepada seluruh peserta:
“Jangan takut memperjuangkan keadilan.”
Kementerian HAM berkomitmen memperkuat sistem perlindungan yang berkeadilan bagi seluruh perempuan Indonesia, termasuk mereka yang hidup dan bekerja di luar daerah asal.
Redaksi: Trustactual.com
Sumber: kementerianham








Tinggalkan Balasan