HALSEL, TrustActual.com – Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Halmahera Selatan kembali berada di bawah kepemimpinan karateker. Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan pemuda di Halmahera Selatan, mengingat sebelumnya organisasi ini telah menyelenggarakan Musyawarah Daerah.

Diketahui, Musda KNPI Halmahera Selatan telah dilaksanakan pada awal September dan menghasilkan kesepakatan bersama dengan menetapkan Taslim Abdurrahman sebagai Ketua Formatur terpilih. Namun, alih-alih berlanjut ke tahap pengukuhan atau pelantikan pengurus, kepemimpinan KNPI Halsel justru kembali dijabat oleh karateker, Ongky Nyong, setelah Dewan Pimpinan Daerah tingkat provinsi mengambil langkah penunjukan.

Penunjukan karateker tersebut dilakukan oleh DPD I dan surat keputusannya diterima pada tanggal 05 Desember 2025. Langkah ini diambil untuk menjaga keberlangsungan organisasi di tingkat daerah, menyusul tidak adanya tindak lanjut administratif dari pengurus terpilih hasil Musda, khususnya terkait pengajuan struktur kepengurusan ke DPD tingkat provinsi sebagaimana diatur dalam ketentuan organisasi.

Karateker KNPI Halmahera Selatan, Ongky Nyong, kepada TrustActual.com menjelaskan bahwa pengajuan kepengurusan pasca Musda memiliki batas waktu tertentu yang wajib dipenuhi. Namun hingga batas waktu tersebut terlewati, pihak pengurus terpilih belum menyampaikan usulan administrasi sebagaimana diatur dalam Panduan Organisasi.

“Karena tidak ada pengajuan dari DPD II dalam waktu yang ditentukan, maka DPD tingkat provinsi mengambil alih dan menunjuk karateker agar organisasi tidak mengalami kevakuman. Kesempatan sudah diberikan beberapa kali, namun belum juga ada pengajuan, sehingga penunjukan karateker dilakukan,” jelas Ongky.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak dimaksudkan untuk meniadakan hasil Musda, melainkan sebagai bentuk penataan ulang agar roda organisasi tetap berjalan sesuai aturan dan tidak mengalami stagnasi.

Lebih lanjut, Ongky menyampaikan bahwa saat ini pihak formatur telah melakukan pengajuan ke DPD I dan berkasnya masih dalam proses peninjauan.

“Saat ini pengajuan dari formatur sudah masuk dan masih dalam proses peninjauan di DPD I,” tutup Ongky saat dikonfirmasi oleh Redaksi TrustActual.com melalui sambungan WhatsApp.

Untuk Keberimbangan informasi tekait demgan progres pengajuan dan tindak lanjut informasi, Redaksi masih dalam upaya melakukan konfirmasi kepada Ketua OKK KNPI Provinsi, Rudi Mahmud ,S.Pd.,M.Ikom.,MA untuk mendapatkan keterangan resmi pengajuan tersebut.

Sejumlah kalangan pemuda menilai bahwa situasi ini terjadi akibat kurangnya perhatian dan keseriusan dari figur terpilih dalam mengawal proses lanjutan pasca Musda, sehingga membuka ruang bagi intervensi struktural dari tingkat provinsi.

KNPI Halmahera Selatan diharapkan segera melakukan konsolidasi internal agar proses kepengurusan definitif dapat kembali dilanjutkan, sehingga organisasi dapat fokus menjalankan program-program kepemudaan yang berdampak bagi pembangunan daerah.

Sampai saat ini Taslim Abdurrahman masih dalam upaya dikonfirmasi Redaksi, Sebagai bagian dari keakuratan informasi dan Keberimbangan pemberitaan!

Ikuti kami terus dan jangan lupa Kirim komentar kalian di kolom komentar dibawah!

 

Redaksi: Raf – Trustactual.com