Jakarta, TrustActual.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prospek cuaca mingguan yang memperingatkan potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 24 hingga 30 Oktober 2025.

Peringatan ini disampaikan menyusul terjadinya hujan dengan intensitas sangat lebat di beberapa daerah dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data BMKG, curah hujan ekstrem (lebih dari 100 mm per hari) telah tercatat di sejumlah lokasi, antara lain:

  • Jakarta Selatan (141 mm/hari)
  • Palangkaraya, Kalimantan Tengah (122,6 mm/hari)
  • Balikpapan, Kalimantan Timur (116,9 mm/hari)
  • Manggarai, Nusa Tenggara Timur (100 mm/hari)

Sementara itu, suhu udara panas mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya, meski beberapa wilayah seperti Kupang (37°C) dan Majalengka (36,4°C) masih mencatat suhu maksimum cukup tinggi.

Faktor Penyebab Peningkatan Curah Hujan

Analis cuaca BMKG, Nuruliza Fitria, menjelaskan bahwa pertumbuhan awan hujan yang signifikan selama sepekan ke depan dipengaruhi oleh interaksi beberapa faktor atmosfer.

Beberapa di antaranya meliputi:

Dipole Mode Index (DMI) dengan nilai negatif (-1,27) yang menunjukkan meningkatnya suplai uap air dari Samudra Hindia menuju wilayah Indonesia bagian barat.

Madden-Julian Oscillation (MJO) yang aktif di sebagian besar wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa, menandakan tingginya tingkat pembentukan awan konvektif.

Gelombang Atmosfer Rosby Ekuator yang diperkirakan berkontribusi pada peningkatan awan hujan.

Sirkulasi Siklonik di wilayah Laut Andaman, Laut Natuna Utara, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, dan Laut Maluku yang menciptakan daerah konvergensi dan memperkuat potensi hujan lebat.

Wilayah dengan Potensi Hujan Lebat

Untuk periode 24–26 Oktober 2025, BMKG mengeluarkan peringatan dini kategori “Siaga” terhadap potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah:

  • Sumatera Utara
  • Sebagian besar Pulau Jawa
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan

Selain itu, potensi angin kencang juga perlu diwaspadai di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Timur, dan Tengah.

Pada periode 27–30 Oktober 2025, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, dengan fokus peringatan “Siaga” untuk Kalimantan Selatan dan Papua Pegunungan.

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan menghindari area terbuka saat terjadi hujan petir.

“Jauhi wilayah terbuka ketika hujan disertai petir, serta hindari berlindung di bawah pohon atau bangunan yang rapuh saat terjadi angin kencang,” tulis BMKG dalam rilis resminya.

Selain itu, masyarakat diminta siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

BMKG menyarankan agar informasi terkini terkait cuaca dapat dipantau melalui kanal resmi www.bmkg.go.id, akun media sosial @infoBMKG, dan aplikasi Info BMKG di perangkat seluler.

 


Sumber: Video YouTube Info BMKG – “Prospek Cuaca Mingguan Tanggal 24–30 Oktober 2025” https://youtu.be/Pl4CggZLhNY

Dikutip oleh TrustActual.com | Referensi: Gemini