MALUKU UTARA, TrustActual.comLonjakan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang menembus angka di atas 30 persen pada 2025 menuai sorotan. Di satu sisi, capaian ini dianggap sebagai prestasi luar biasa. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan mendasar: apakah pertumbuhan tersebut benar-benar mencerminkan kesejahteraan masyarakat secara luas?

Data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah ini sangat ditopang oleh sektor industri pengolahan berbasis sumber daya alam, terutama hilirisasi nikel. Kondisi ini memunculkan indikasi adanya ketimpangan struktur ekonomi, di mana sektor-sektor tradisional seperti pertanian dan perikanan belum menunjukkan pertumbuhan yang sebanding.

Lebih jauh, ketergantungan pada ekspor dan investasi eksternal menempatkan ekonomi daerah pada posisi rentan terhadap dinamika global. Situasi ini memicu kekhawatiran bahwa pertumbuhan tinggi yang terjadi saat ini berpotensi tidak berkelanjutan dalam jangka panjang.

 

📄 Baca Selengkapnya (Versi Lengkap PDF)

👉 Unduh Opini Lengkap di sini: https://www.trustactual.com/wp-content/uploads/2026/03/Antara-Akselerasi-Ekstraktif-dan-Kerapuhan-Struktural-Jangka-Panjang-Paradoks-Pe-1.pdf