HALSEL, Trustactual.com – Keluhan masyarakat Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, kembali mencuat di media sosial. Sebuah unggahan di grup Facebook INFO HALSEL menjadi sorotan publik setelah berisi kritik terhadap kinerja Kepala Desa Yaba yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Dalam unggahan tersebut, akun yang mengatasnamakan warga meminta Bupati Halmahera Selatan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk turun tangan mengevaluasi kepemimpinan kepala desa.

Unggahan itu memuat sejumlah tudingan, di antaranya dugaan penyaluran bantuan beras Bulog yang dinilai tidak merata. Pengunggah mengklaim masih ada warga yang namanya terdaftar sebagai penerima bantuan, namun tidak memperoleh beras, sementara keluarga kepala desa disebut menerima bantuan tersebut.

Selain itu, pengunggah juga menyoroti dugaan manipulatif termasuk permintaan agar beras diangkut le lantor desa, Ternyata tepat di malam. Hari bantuan beras tersebut di bawa dari kantor desa ke rumah kepala desa. Pengunggah juga menyebut adanya dugaan permintaan uang kepada masyarakat dalam beberapa bulan lalu saat bantuan serupa datang.

Unggahan tersebut kemudian menuai berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian komentar meminta pemerintah mendengar aspirasi masyarakat dan melakukan evaluasi terhadap pelayanan di Desa Yaba. Namun, terdapat pula komentar bernada sindiran di kolom komentar “Persoalan di desa ini hampir 100% sama survei membuktikan itu” Tulis warganet.

Hingga berita ini ditulis, Belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa Yaba, maupun Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terkait isi unggahan tersebut.

Sebelumnya, Desa Yaba juga beberapa kali menjadi perhatian publik karena berbagai persoalan pelayanan dan pembangunan yang dikeluhkan warga.

Redaksi mengedepankan asas praduga tak bersalah dan membuka ruang hak jawab maupun hak klarifikasi bagi Kepala Desa Yaba, Pemerintah Desa, DPMD Halmahera Selatan, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan atas berbagai tudingan yang beredar di media sosial.

 

Redaksi: Is Trustactual.com