HALSEL, Trustactual.com — Law Academia sukses menyelenggarakan kegiatan Training Generasi II dengan mengusung tema “Melahirkan Generasi Baru yang Berpikir Kritis Demi Keadilan”. Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu, 19 September 2026, bertempat di Kedai Jojaga, dan diikuti oleh anggota serta calon anggota baru Law Academia.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pembina Law Academia, Riski Septian, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Riski menekankan bahwa proses menimba ilmu tidak hanya berlangsung di lingkungan akademik atau menara gading, tetapi juga melalui pengalaman dan proses belajar di tengah masyarakat.
Menurutnya, ruang-ruang di luar lingkungan akademik menjadi bagian penting dalam mengasah kemampuan intelektual, khususnya bagi generasi muda yang memiliki ketertarikan pada bidang hukum.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan sejumlah materi yang berkaitan dengan dasar-dasar pemikiran hukum, analisis kritis terhadap berbagai peristiwa sosial, penyusunan argumentasi hukum, serta pemahaman filsafat.
Materi-materi tersebut diarahkan untuk membangun kemampuan peserta dalam melihat persoalan tidak hanya dari satu sudut pandang, tetapi juga melalui proses berpikir yang kritis, sistematis, dan berbasis argumentasi.
Training Generasi II ini diharapkan menjadi salah satu langkah awal dalam membentuk generasi baru Law Academia yang tidak hanya memiliki kapasitas keilmuan, tetapi juga mampu berpikir kritis, menjunjung prinsip keadilan, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Law Academia, Kasim Moksin, mengatakan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas keilmuan sekaligus mendorong pengabdian anggota Law Academia kepada masyarakat.
“Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala untuk memperkuat kapasitas keilmuan dan pengabdian seluruh anggota Law Academia,” ujar Kasim.







Tinggalkan Balasan