HALSEL, TrustActual.com — BMKG Maluku Utara mengeluarkan peringatan terbaru terkait dinamika atmosfer yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di wilayah Indonesia, termasuk Halmahera Selatan, dalam sepekan ke depan. Kondisi ini dipengaruhi oleh perkembangan Bibit Siklon Tropis 93W serta adanya pertemuan massa udara di wilayah setempat.
Bibit Siklon Tropis 93W Masuki Area Monitoring TCWC Jakarta
Analisis BMKG pada 3 Desember 2025 pukul 00.00 UTC (07.00 WIB) menunjukkan keberadaan Bibit Siklon Tropis 93W yang terdeteksi di 14.4°LU – 135.2°BT, tepatnya di Laut Filipina sebelah utara Papua Barat. Sistem ini kini berada dalam Area of Monitoring (AoM) TCWC Jakarta.
Dalam 24 jam ke depan, intensitas bibit siklon tersebut diprakirakan meningkat perlahan, bergerak ke arah barat menuju Kepulauan Filipina. Meski demikian, peluangnya berkembang menjadi siklon tropis dalam 24–72 jam masih berada pada kategori rendah.
BMKG menegaskan, sistem ini tetap dapat memicu dampak tidak langsung berupa:
- Hujan sedang hingga lebat di Maluku Utara termasuk Halmahera Selatan
- Angin kencang
Gelombang laut 1,25–2,5 meter di Perairan Kep. Talaud, Laut Maluku, Perairan Utara Papua, dan Samudra Pasifik utara Maluku–Papua
Pertemuan Massa Udara Picu Cuaca Ekstrem di Halsel
Wilayah Halmahera Selatan saat ini juga mengalami pertemuan dan perlambatan massa udara, yang menyebabkan pertumbuhan awan Cumulonimbus lebih signifikan. Kondisi ini meningkatkan potensi hujan sedang–lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Cuaca Ekstrem Berpotensi Berlanjut hingga 10 Desember
BMKG Maluku Utara memprakirakan cuaca ekstrem di Halmahera Selatan masih dapat berlangsung pada periode 3–10 Desember 2025.
Adapun curah hujan bulanan untuk Desember 2025–Januari 2026 diproyeksikan berada pada kategori menengah, yakni 101–300 mm per bulan.
BMKG Intensif Pantau Perkembangan Cuaca
BMKG menegaskan bahwa pemantauan kondisi atmosfer dilakukan secara berkala dengan pembaruan peringatan dini cuaca ekstrem setiap 3 jam. Informasi tersebut disebarluaskan melalui kanal resmi BMKG untuk memastikan masyarakat menerima informasi secara cepat dan akurat.
Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
BMKG mengimbau masyarakat di Halmahera Selatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, antara lain:
- Banjir dan banjir bandang
- Tanah longsor
- Pohon tumbang
- Gelombang tinggi di wilayah perairan
Informasi cuaca skala kecamatan, peringatan dini, dan prakiraan gelombang dapat diakses melalui:
Laman resmi BMKG Halsel:
- https://bmkghalsel.carrd.co
- Aplikasi InfoBMKG
Keterangan resmi ini disampaikan oleh Ben Arther Molle, Kepala UPT BMKG Halmahera Selatan, bersama tim prakirawan Stasiun Meteorologi Oesman Sadik.
Sumber : BMKG Oesman Sadik
Redaksi : Raf – TrustActual.com








Tinggalkan Balasan