HALSEL, Trustactual.com – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Halmahera Selatan, Soleman Bobote, mengajak seluruh pelanggan untuk membayar rekening air tepat waktu. Ajakan tersebut disampaikan menyusul tingginya tunggakan pelanggan yang hingga kini mencapai Rp6.613.351.967.
Pernyataan itu disampaikan Soleman saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Jumat (17/7/2026). Ia mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi manajemen pada semester pertama tahun 2026, target pendapatan PDAM belum tercapai akibat masih besarnya tunggakan rekening pelanggan.
Menurut data rekapitulasi PDAM, total tunggakan tersebut merupakan akumulasi sejak perusahaan berdiri dan tersebar di delapan unit pelayanan. Rinciannya meliputi Unit Labuha sebesar Rp2.738.445.267, Unit Babang Rp318.300.250, Unit Saketa Rp182.986.000, Unit Laiwui/Sambiki Rp2.577.258.200, Unit Madapolo Rp329.816.500, Unit Dolik Rp82.600.000, Unit Bajo Rp61.904.000, serta Unit Kayoa/Lalun sebesar Rp322.041.750.
Soleman menjelaskan, pembayaran rekening air oleh pelanggan merupakan sumber utama pembiayaan operasional PDAM. Dana tersebut digunakan untuk membayar biaya listrik, pemeliharaan jaringan perpipaan, penanganan gangguan layanan, pembayaran pajak, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya.
“Besar harapan kami agar seluruh pelanggan dapat membayar rekening air tepat waktu. Dukungan masyarakat sangat penting agar pelayanan air bersih tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Untuk mengurangi angka tunggakan sekaligus meningkatkan pelayanan, PDAM dalam waktu dekat akan menurunkan petugas ke seluruh unit pelayanan. Petugas akan melakukan sosialisasi serta penagihan secara langsung kepada pelanggan yang masih memiliki tunggakan.
Menurut Soleman, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat, bukan untuk memberikan sanksi. PDAM lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi agar setiap kendala pembayaran dapat diselesaikan melalui koordinasi dengan petugas.
“Kami mengedepankan komunikasi yang baik dengan pelanggan. Apabila ada kendala dalam pembayaran, kami persilakan berkoordinasi dengan petugas PDAM agar dapat dicarikan solusi bersama. Tujuan kami bukan menghukum, tetapi menjaga agar pelayanan air bersih tetap berjalan dengan baik untuk kepentingan seluruh masyarakat,” katanya.
Ia berharap kesadaran masyarakat untuk membayar rekening air tepat waktu terus meningkat sehingga operasional PDAM tetap berjalan lancar dan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan.
Red : Is







Tinggalkan Balasan